6 Fakta dan Mitos Seputar Daun Jambu Biji - Portal Berita

Rabu, 08 September 2021

6 Fakta dan Mitos Seputar Daun Jambu Biji



Jambu biji atau bahasa latinnya Psidium Guajava adalah salah satu buah favorit yang digemari masyarakat. Tanaman tropis ini berasal dari Brazil dan kemudian menyebar hingga ke Indonesia. Ternyata daun jambu biji dapat dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit. Namun banyak fakta dan mitos yang berkembang di masyarakat perihal menyembuhkan penyakit dengan daun jambu biji ini. Berikut ini adalah 6 fakta dan mitos seputar daun jambu biji yang berkembang di masyarakat.

Daun Jambu Biji Dapat Mengobati Diare, Fakta atau Mitos?

Diare merupakan sebuah penyakit yang ditandai dengan buang air besar secara terus-menerus. Hal ini terjadi karena mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkena bakteri yang kurang terjaga kebersihannya. Penyakit ini juga menjadi salah satu masalah kesehatan karena bisa menyebabkan kematian.

Menurut data pada tahun 2010 kematian akibat diare terbanyak di Indonesia antara lain di provinsi Sulawesi Tengah, Jawa Timur,  Sulawesi Selatan, Banten, Sulawesi Tenggara dan Bengkulu.

Sebagian masyarakat tradisional menggunakan daun jambu biji untuk mengobati diare, apakah mitos atau fakta?




Itu adalah fakta.  Menurut penjelasan dr. Lonah, SpFK, Spesialis Farmakologi, dengan mengkonsumsi ekstrak daun jambu biji sebanyak 4x500 mg per hari dapat membantu mengatasi keluhan diare. karena daun jambu  biji memiliki efek antispasmodik yaitu golongan obat yang dapat memberikan relaksasi otot di usus. Namun perlu diketahui bahwa cara utama untuk mengatasi diare adalah dengan rehidrasi atau mengganti kehilangan cairan yang disebabkan oleh kondisi diare tersebut.

Daun Jambu Biji Mencegah Rambut Rontok, Fakta atau Mitos?

Bagi wanita, rambut adalah mahkota. Wanita rela menyisihkan uang demi menjaga kesehatan rambutnya. Masyarakat juga percaya bahwa rebusan daun jambu biji dapat mengatasi masalah kerontokan rambut. Fakta atau mitos?
 
Itu adalah fakta.  Daun jambu biji mengandung vitamin B dan C yang mampu menutrisi folikel rambut dan menstimulasi atau merangsang pertumbuhan rambut.


Daun Jambu Biji Bisa Menurunkan Berat Badan, Fakta atau Mitos?

Banyak cara untuk mewujudkan tubuh yang sehat dan ideal. yaitu dengan olahraga teratur dan menghindari makanan yang mengandung kolesterol dan tinggi lemak. Hal ini dikarenakan makanan bisa menjadi pemicu berbagai macam penyakit salah satunya adalah obesitas. Namun masyarakat percaya, jika mengkonsumsi daun biji dapat menurunkan berat badan. fakta atau mitos?
 

Itu adalah mitos. Daun jambu biji maupun produk olahannya tidak dapat digunakan untuk menurunkan berat badan. Apabila seseorang ingin menurunkan berat badan dengan cara yang sehat harus memiliki pola hidup yang sehat dengan membatasi asupan kalori sesuai dengan kebutuhan tubuh dan berolahraga secara teratur.

Daun Jambu Biji Bisa Mengobati Diabetes, Fakta atau Mitos?

Diabetes merupakan salah satu penyakit serius yang harus diperhatikan. Jika tidak ditangani dengan tepat, penyakit ini dapat berujung fatal. Penderita bisa mengalami amputasi bahkan bisa berakhir dengan kematian. Selain mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, sebagian masyarakat juga rutin mengkonsumsi daun jambu biji untuk mencegah diabetes. fakta atau mitos?

Ternyata itu adalah mitos. karena belum ada data yang cukup yang memastikan keamanan dan efektivitas daun jambu biji bila ingin digunakan untuk mengatasi diabetes melitus atau yang juga dikenal kencing manis.

Daun Jambu Biji Menjaga Kesehatan Kulit, Fakta atau Mitos?

Memiliki kulit yang sehat dan indah merupakan dambaan setiap orang. Faktor lingkungan yang kurang baik dapat menimbulkan kesehatan kulit. menggunakan pelembab kulit dan mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin, menjadi salah satu cara untuk menjaga agar kulit menjadi sehat.

Mengkonsumsi daun jambu biji dapat menjaga kesehatan kulit, fakta atau mitos?
 

Itu adalah mitos, meskipun daun jambu biji memiliki efek antimikroba, namun belum cukup data untuk memastikan keamanan dan manfaat dan jambu biji bila ingin digunakan untuk mengatasi keluhan penyakit kulit seperti jerawat atau menghilangkan komedo di kulit wajah.

Daun Jambu Biji Bisa Mengobati Sariawan, Fakta atau Mitos?

Sariawan merupakan luka kecil yang muncul pada mulut atau pada dasar gusi. kondisi ini menyebabkan sulit untuk makan dan berbicara. Hal ini terjadi lantaran adanya bakteri atau virus. Selain mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin c, masyarakat percaya bahwa daun jambu biji dapat mengobati sariawan, mitos atau fakta?

Itu adalah fakta. Daun jambu biji mengandung flavonoid dan memiliki efek antimikroba, sehingga dapat digunakan untuk meredakan gejala sariawan, yaitu dengan menjadikannya sebagai obat kumur, dan digunakan untuk berkumur selama 3 menit setiap harinya.

dr.Lonah juga menjelaskan daun jambu biji dapat digunakan sebagai salah satu tanaman obat untuk mengatasi diare atau mencret dengan cara menumbuk 30 gram daun jambu biji segar, yang telah dicuci sampai bersih, lalu dicampur dengan garam secukupnya dan air hangat setengah cangkir kemudian disaring. Air saringannya dapat diminum sebanyak tiga kali sehari selama tiga hari.
Tidak dianjurkan mengkonsumsi air saringan daun jambu biji lebih dari tiga hari, karena dapat mengganggu atau menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan.

Ibu hamil, wanita yang sedang menyusui, atau orang dengan gangguan fungsi organ liver atau ginjal tidak dianjurkan mengkonsumsi daun jambu biji atau produk olahannya. Yang paling penting tatalaksana bagi penderita diare adalah terapi rehidrasi atau mengganti cairan yang hilang dengan memberikan larutan gula garam secukupnya sampai kondisinya membaik.